Sistem Ekonomi Tradisional : Ciri-Ciri beserta Kelebihan dan Kekurangan

Sistem Ekonomi Tradisional – Sebagai kaum millennial, tentunya Anda sudah tidak asing dengan sistem ekonomi modern saat ini. namun, tahukah Anda jika di Indonesia masih banyak pengusaha yang menggunakan sistem ekonomi tradisional.

Sebenarnya, apa sih sistem ekonomi tradisional itu? Menurut pengertiannya, sistem ekonomi adalah sebuah sistem ekonomi yang dalam aktivitas perekonomian dilakukan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan menjalankan hal sesuai dengan tradisi dari generasi ke generasi.

Bisa dikatakan pula bahwa sistem ekonomi ini adalah sistem ekonomi uang paling sederhana jika dibandingkan dengan sistem ekonomi lainnya.

Pada sistem ekonomi ini masyarakat masih mengandalkan hasil alam serta tenaga manusia saja. sedangkan metode pertukaran barang juga masih dilakukan dengan cara barter seperti yang diajarkan pada generasi sebelumnya.

Selain itu, di dalam sistem ekonomi Tradisional juga masyarakat masih berperan sebagai produsen dan merangkap sebagai konsumen.

Sebab, dalam hal ini proses transaksi masih menggunakan cara barter atau bertukar barang. Dalam proses pelaksanaannya, pemerintah hanya memiliki peran sebagai penjaga ketertiban saja.

pemerintah juga tidak ikut langsung dalam proses perekonomian tradisional ini.

Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Tradisional

ciri ciri sistem ekonomi tradisional
www.jurnal.id

Untuk mengenali sistem ekonomi ini tidaklah sulit. Mengapa? Sebab caranya masih sangat sederhana bahkan, hanya dengan mengamati karakteristiknya saja Anda sudah bisa tahu bahwa itu adalah sistem ekonomi tradisional. Adapun ciri-ciri dari sistem ekonomi ini adalah sebagai berikut:

  1. Masyarakat yang menggunakan sistem ekonomi ini belum menggunakan uang karena transaksi masih dilakukan dengan menggunakan cara barter.
  2. Pemerintah tidak terjun langsung dalam berbagai macam aktivitas sistem ekonomi ini melainkan hanya ikut serta dalam menjaga ketertiban saja.
  3. Teknik produksi yang dilakukan masih sangat sederhana dan dipelajari dari generasi ke generasi selanjutnya.
  4. Kegiatan ekonomi yang dilakukan masih menganut tradisi dan budaya masyarakat.
  5. Jenis produksi yang dihasilkan masih berdasarkan dengan kemampuan dan kebutuhan.
  6. Tidak adanya pembagian kerja yang jelas karena semuanya dilakukan secara mandiri.
  7. Adapun hubungan masyarakat sudah bersifat kekeluargaan dimana sistem ekonomi ini dilakukan sebagai upaya untuk tolong menolong.
READ  Mengenal Segmentasi Pasar : Pengertian, Tujuan, Kriteria, Jenis, Prosedur

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Tradisional

kelebihan dan kekurangan sistem ekonomi tradisional
www.jurnal.id

Sama seperti sistem ekonomi lainnya, sistem ekonomi ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan dari sistem ekonomi ini.

Kelebihan

  1. Hubungan yang terjadi antara individu di dalam masyarakat sangatlah kuat karena mereka masih saling tolong menolong.
  2. Kegiatan perekonomian juga dilakukan berdasarkan kejujuran karena tujuannya memang untuk memenuhi kebutuhan bukan untuk mencari keuntungan.
  3. Tidak ada kesenjangan ekonomi antara si miskin dengan si kaya karena pendapatan yang didapatkan cenderung lebih merata.
  4. Pemerintah hanya berperan dalam mengawasi saja sehingga tidak ada monopoli perekonomian dengan pihak pemerintah.
  5. Dalam sistem ekonomi Tradisional tidak mengenal namanya inflasi, pengangguran yang meningkat dan masih banyak lainnya yang sering dihadapi oleh sistem ekonomi lainnya.

Kekurangan

Selain memiliki kelebihan, sistem ekonomi ini juga memiliki kekurangan. Berikut ini adalah kekurangan sistem ekonomi ini:

  1. Laju perkembangan sistem ekonomi ini berjalan sangat lambat
  2. Tidak semua kebutuhan masyarakat bisa dipenuhi dengan baik dengan sistem ekonomi ini karena masih mengandalkan alam saja.
  3. Kualitas barang yang terdapat di pasar lebih rendah dan sulit berkembang karena tingkat persaingan pasar juga rendah.
  4. Perubahan masih dianggap hal yang tabu arena pola pikir masyarakat yang masih rendah pula.

Negara yang Menggunakan Sistem Ekonomi Tradisional

negara yang menggunakan sistem ekonomi tradisional
id.wikipedia.org

Mungkin Anda akan berpikir jika sistem ekonomi ini sudah tidak ada lagi. atau mungkin masih ada namun hanya dilakukan oleh masyarakat pedesaan saja. Namun, tahukah Anda jika masih ada beberapa negara yang menggunakan sistem ekonomi ini dalam mengatur perekonomian negaranya. Mau tahu negara mana saja yang menggunakan sistem ekonomi Tradisional? Yuk simak selengkapnya di bawah ini.

  1. Indonesia menjadi salah satu negara yang masih menggunakan sistem ekonomi ini. namun, hanya saja wilayah yang masih menggunakan adalah wilayah terpencil dan pedesaan dimana aksesnya masih sulit. Beberapa wilayah tersebut seperti Papua, Nduga dan lainnya.
  2. Afrika Tengah juga sebagian besar desanya masih menggunakan sistem ekonomi ini. beberapa wilayah tersebut seperti Mobaye, Mbaiki, Batangafo dan lainnya.
  3. Malawi merupakan negara penyandang gelar termiskin di dunia. negara ini hanya mengandalkan perekonomian dari pertanian saja. bahkan transaksi yang dilakukan juga masih menggunakan cara barter.
  4. Ethiopia juga termasuk negara termiskin di dunia. negara ini juga mengandalkan pertanian dalam hal perekonomiannya.
READ  Prinsip Ekonomi : Pengertian, Ciri-Ciri, Prinsip dan Tujuannya

Bukankah sistem ekonomi tradisional ini sangat menarik untuk dibahas. Di zaman yang serba modern semuanya ada saja masih ada negara yang menggunakan sistem perekonomian ini. Hal ini menunjukkan bahwa sistem ekonomi ini belum punah seutuhnya.

Nah, sekarang Anda sudah lebih mengenal dan memahami ekonomi tradisional bukan? Dan siapa sangka, ternyata sistem yang sudah cukup tua ini masih terus digunakan hingga saat ini.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.