Peta Indonesia: Pengertian, Manfaat, Geografis dan Kawasannya

Peta indonesia – Untuk melihat suatu daerah secara keseluruhan, manusia menggunakan peta. Secara umum, peta adalah gambaran atau lukisan dari seluruh permukaan bumi dengan skala tertentu. Penggunaan skala ini menjadikan perbandingan luas area asli dengan lukisan seimbang.

Dalam peta juga ada komponen-komponen penunjang yang bisa memberikan informasi lebih lengkap. Beberapa komponen penunjang tersebut antara lain adalah judul, skala, garis tepi, garis astronomis, warna, symbol, lettering, legenda, sumber, inset dan tahun pembuatan.

Tak hanya itu, peta juga mempunyai beberapa jenis yang masing-masing dibedakan berdasarkan isi, skala, bentuk, sumber data, statistiknya dan keadaan objeknya. Peta yang dibedakan berdasarkan isi terbagi menjadi dua yaitu peta umum dan peta khusus.

Sementara dari bentuknya dibedakan menjadi 3 jenis yakni peta datar, peta timbul dan juga peta digital. Selanjutnya berdasarkan skala yang dibedakan menjadi empat yakni kadaster, besar, menengah serta peta kecil. Berdasarkan sumber datanya, peta dibagi menjadi dua jenis yaitu peta induk dan juga peta turunan.

Sementara berdasarkan keadaan objeknya, peta dibedakan menjadi dua yakni peta stasioner dan peta dinamik. Terakhir jenis peta berdasarkan statistiknya yakni peta statistic kuantitatif dan peta statistic distribusi kualitatif.

Pengertian Peta Menurut Para Ahli

pengertian peta menurut para ahli
www.zonasiswa.com

Meskipun dari penjelasan di atas sudah bisa digambarkan jelas apa itu peta, namun beberapa ahli di bawah ini akan membantu Anda menerangkan apa itu peta.

Beberapa ahli berikut juga menjelaskan tentang apa itu peta;

  • F.J Mounkhous da H.R Wilkonson

Peta merupakan suatu rakitan terpadu atau sintesa dari empat macam informasi, misalnya garis, titik, nama, dan wilayah yang ditulis dengan berbagai istilah, diantaranya ciri, liputan, ketebalan simbol, bentuk, pola, ukuran, dan lainnya.

Batasan-batasan tersebut merujuk pada segi analisa keruangan aspek persebaran data dan juga penamaan geografinya dan teknik penetapan simbul.

  • Soetarjo Soerjosumarmo

Peta merupakan sebuah lukisan sebagian atau seluruh permukaan bumi dengan menggunakan tinta dan diperkecil dengan perbandingan ukuran tertentu yang dinamakan dengan skala.

  • Erwin Raisz (1948)

Peta adalah suatu gambaran konvensional dari penampakan muka bumi yang diperkecil dan digambar pada suatu bidang datar dengan banyak penambahan-penambahan tulisan sebagai penjelasannya.

  • Aryono Prihandito (1988)

Peta merupakan suatu gambaran permukaan bumi dengan memakai skala tertentu yang digambar pada sebuah bidang datar dengan melalui sistem proyeksi tertentu.

  • ICA (International Cartographic Association)

Peta ialah suatu gambaran dari unsur-unsur ketampakan permukaan bumi yang abstrak dan mempunyai kaitan dengan permukaan bumi atau benda-benda angkasa, yang digambar pada bidang datar dan yang diperkecil.

  • BAKOSURTANAL 2005

Peta merupakan tempat penyimpanan dan penyajian data-data kondisi lingkungan, dan juga adalah sebuah sumber informasi bagi masyarakat untuk merencanakan dan mengambil keputusan dalam tahap pembangunan.

  • Badan Informasi Geospasial

Peta adalah wahana untuk penyimpanan dan penyajian data kondisi sebuah lingkungan, yang dapat difungsikan bagi perencana dan pengambil keputusan dalam peningkatan pembangunan.

  • KBBI

Dalam KBBI peta diartikan sebagai suatu gambar atau lukisan pada kertas yang menunjukkan letak tanah, laut, sungai, gunung dan lain sebagainya, representasi melalui gambar dari suatu daerah yang menyatakan sifat, seperti batas daerah, sifat pemukiman dan denah.

  • Wikipedia

Peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan skala tertentu melalui suatu sistem proyeksi. Peta bisa disajikan dalam berbagai cara yang berbeda, mulai dari peta konvensional yang tercetak hingga peta digital yang tampil di layar komputer.

Peta Indonesia dan Kawasannya

peta indonesia dan kawasannya
travel.detik.com

Di kawasan Asia, Indonesia termasuk Negara dengan luas wilayah yang begitu besar. Ini bisa dilihat dari peta Indonesia yang cukup luas dengan jumlah pulau jauh lebih banyak dibanding Negara-negara di Asia lain, khususnya area Asia Tenggara. 

Negara yang menjunjung tinggi Pancasila sebagai ideologinya ini juga dikenal dengan Negara kepulauan, Negara agraris, Negara maritim dan masih banyak sebutan lainnya. Sebutan-sebutan tersebut diberikan terkait dengan kondisi geografis Indonesia.

Seperti Negara yang sebagian besar wilayahnya merupakan area perairan/laut, Negara dengan jumlah pulau banyak, Negara yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan dan petani serta masih banyak lainnya.

Kondisi ini juga kerap menjadikan Indonesia sebagai tujuan wisata para pelancong dari berbagai Negara yang penasaran dengan keunikan Negara Indonesia. Daya tarik tersebut bahkan bisa dilihat hanya dari peta Indonesia. Dimana secara umum peta memiliki manfaat sebagai berikut:

  1. Peta bisa digunakan untuk mencari tahu jarak dari satu tempat ke tempat lain, yakni dengan perhitungan jarak pada peta melalui skala
  2. Peta bisa digunakan untuk mengetahui arah suatu tempat. Semisal dengan melihat peta kawasan Asia Tenggara, Anda bisa melihat peta Indonesia yang berseberangan langsung dengan Malaysia di bagian utara
  3. Peta juga bisa digunakan sebagai alat untuk mencari tahu kondisi lingkungan suatu daerah atau tempat. Sebagai contoh, melalui peta Anda bisa melihat wilayah yang termasuk beriklim tropis, kutub ataupun daerah sedang.

Jadi meskipun hanya berupa lukisan atau gambaran saja, namun peta dapat memberikan informasi yang begitu lengkap. Tentunya ini didukung dari berbagai komponen seperti yang sudah dicantumkan di atas.

Geografis Indonesia

geografis indonesia
www.idebebas.com

Ibu kota negara Indonesia sendiri berada di Jakarta dan termasuk salah satu kawasan strategis di Indonesia. Dilihat dari garis lintang dan garis bujurnya, Indonesia berada diantara 6 derajat LU – 11 derajat LS dan 95 derajat BT – 141 derajat BT dengan luas daratan mencapai 1.922.570 km persegi. 

Sementara luas perairannya mencapai luas 3.257.483 km persegi yang menunjukkan perairan jauh lebih luas dibanding luas daratan. Dengan luas daratan yang hampir mencapai 2 juta km persegi, Indonesia memiliki pulau sejumlah 17.504 pulau dan 6.000 pulau tak berpenghuni.

Dari begitu banyak jumlah pulau di Indonesia, ada 5 pulau besar yang banyak didiami oleh penduduk Indonesia, yakni pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi dan Papua. Dilihat dari hubungannya dengan Negara tetangga, Indonesia memiliki batas darat maupun laut dengan beberapa Negara.

Meskipun ini menunjukkan betapa besar luas wilayah Indonesia, namun juga kerap menjadi pemicu konflik terkait klaim wilayah dengan Negara lain. 

Adapun batas-batas wilayah Negara Indonesia adalah sebagai berikut:

  • Timur

Di bagian timur yaitu berbatasan langsung dengan Negara Papua Nugini.

  • Utara

Sementara di bagian utara, Indonesia berbatasan dengan Negara Timor Leste dan Samudra Hindia.

  • Barat

Untuk bagian barat, Indonesia berbatasan langsung dengan Samudra Hindia dan juga Negara India.

  • Utara

Di bagian utara Indonesia berbatasan dengan Negara Malaysia, Thailand, Singapura, Vietnam, Filipina dan Samudra Pasifik.

Jika dilihat dari perbatasan Negara tersebut, memang tak bisa dipungkiri jika batas bagian utaralah yang paling kerap mengalami konflik.

Pembagian Administratif Indonesia

pembagian administratif indonesia
linoberbagi.wordpress.com

Dengan menggunakan sistem pemerintahan presidensial dan Negara kesatuan yang berbentuk republic, maka pembagian administratif Indonesia terbagi dari provinsi-provinsi. Dari setiap provinsi, terdiri dari beberapa kabupaten dan dari setiap kabupaten terdiri dari beberapa kecamatan.

Kemudian tingkat paling rendah yakni desa yang membentuk kecamatan. Jumlah provinsi di Indonesia sendiri mencapai 34 dan terbagi menjadi 416 kabupaten, 98 kota serta 7.024 daerah setingkat kecamatan serta 81.626 setingkat desa.

Setiap provinsi dipimpin oleh seorang Gubernur dan DPRD Provinsi. Sementara kabupaten dipimpin oleh Bupati dan DPRD Kabupaten, kemudian kota yang dipimpin oleh Walikota dan DPRD Kota yang dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilu.

Berikut ini adalah daftar nama provinsi yang ada di Indonesia lengkap dengan ibukotanya:

  1. Aceh – Banda Aceh
  2. Sumatera Utara – Medan
  3. Sumatera Barat – Padang
  4. Riau – Pekanbaru
  5. Kepulauan Riau – Tanjungpinang
  6. Jambi – Jambi
  7. Sumatera Selatan – Palembang
  8. Kepulauan Bangka Belitung – Pangkal Pinang
  9. Bengkulu – Bengkulu
  10. Lampung – Bandar Lampung
  11. DKI Jakarta – Jakarta
  12. Banten – Banten (Serang)
  13. Jawa Barat – Bandung
  14. Jawa Tengah – Semarang
  15. DI Yogyakarta – Yogyakarta
  16. Jawa Timur – Surabaya
  17. Bali – Denpasar
  18. Nusa Tenggara Barat – Mataram
  19. Nusa Tenggara Timur – Kupang
  20. Kalimantan Barat – Pontianak
  21. Kalimantan Tengah – Palangkaraya
  22. Provinsi Kalimantan Selatan – Banjarmasin
  23. Kalimantan Timur – Samarinda.
  24. Kalimantan Utara – Tanjung Selor
  25. Sulawesi Utara – Manado
  26. Gorontalo – Gorontalo
  27. Sulawesi Tengah – Palu
  28. Sulawesi Barat – Mamuju
  29. Provinsi Sulawesi Selatan – Makassar
  30. Sulawesi Tenggara – Kendari
  31. Maluku – Ambon
  32. Maluku Utara – Sofifi
  33. Papua Barat – Manokwari
  34. Papua – Jayapura.

Dari 34 provinsi tersebut, terdapat 5 provinsi yang mempunyai status berbeda. Dimana ada otonomi khusus yang diberlakukan untuk provinsi-provinsi tersebut. Dengan kata lain, 5 provinsi tersebut memiliki tingkat otonomi yang lebih tinggi dan memiliki hak istimewa dibanding provinsi lain.

Lingkungan Hidup Indonesia

lingkungan hidup indonesia
www.cosmopolitan.co.id

Dengan luas wilayah yang begitu besar, tampaknya bukan hal aneh jika Indonesia begitu kaya akan keberagaman hayati atau yang lebih dikenal dengan sebutan mega biodiversity. Keberagaman hayati ini bukan hanya terdiri dari flora saja namun juga fauna yang begitu banyak jenisnya, dan tersebar di seluruh wilayah Negara Indonesia.

Saking banyaknya flora dan fauna di Indonesia, bahkan banyak flora yang menjadi identitas provinsi di Indonesia. Daftar flora identitas provinsi ini juga termasuk daftar flora nusantara yang menjadi simbol flora nasional Negara Indonesia.

Bukan hanya flora, Indonesia juga memiliki bunga nasional yang ditetapkan oleh Pemerintah sebagai karakteristik bangsa Indonesia. Beberapa diantaranya adalah bunga anggrek juga sebagai pusat pesona, bunga melati sebagai puspa bangsa, dan bunga patma raksasa sebagai puspa langka.

Di setiap wilayah Provinsi juga mempunyai bunga provinsi yang menjadi identitas dari masing-masing daerah administrasi tersebut. Ketentuan ini sudah ditetapkan dalam Surat Kemendagri No. 48 Tahun 1989 yang mengatur tentang Pedoman Penetapan Identitas Flora dan Fauna Daerah.

Keberagaman hayati tersebut, khususnya fauna ini salah satunya dipengaruhi karena kondisi alam, rintangan alam dan gerakan hewan di Indonesia. Menariknya, di setiap daerah ada perbedaan atau persebrangan jenis fauna. Nah berikut adalah 3 golongan jenis fauna di Indonesia berdasarkan daerahnya masing-masing;

  • Fauna Tipe Asiatis

Berdasarkan peta Indonesia, fauna jenis asiatis ini tersebar di beberapa daerah Indonesia bagian barat hingga Selat Makassar dan Selat Lombok. Hewan yang termasuk dalam jenis ini antara lain adalah hewan besar yang menyusui, seperti harimau, gajah, beruang, badak dan orang utan.

  • Fauna Tipe Australis

Sementara untuk tipe Australis, penyebarannya berada di bagian timur Indonesia. Dilihat dari peta Indonesia, beberapa daerah yang merupakan populasi fauna tipe Australis adalah Papua dan sekitarnya. Sedangkan jenis hewan yang termasuk dalam golongan ini didominasi oleh jenis-jenis burung, seperti cendrawasih, kasuari dan kakaktua.

  • Fauna Peralihan

Tipe lain yang juga banyak tersebar di kawasan Indonesia adalah fauna peralihan. Bahkan bisa dikatakan jenis ini paling banyak tersebar di Indonesia, yakni mencapai wilayah Sulawesi dan Nusa Tenggara. Menarinya, fauna peralihan ini adalah hewan asli Indonesia yang tak bisa ditemui di Negara lain.

Beberapa yang termasuk di dalamnya antara lain adalah komodo, anoa darat, babi rusa dan burung maleo. Pengelompokan fauna tersebut di cetuskan berdasarkan pengelompokan yang dilakukan Alfred Russel Wallace dan Max Wihelm Carl Weber.

Demografi Indonesia

demografi indonesia
thegorbalsla.com

Sebagai Negara dengan luas wilayah yang begitu besar, Indonesia juga memiliki jumlah penduduk yang begitu besar. Bahkan Indonesia menduduki posisi keempat dalam jajaran Negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia.

Berdasarkan perhitungan oleh Biro Pusat Statistik pada tahun 2018, penduduk Indonesia mencapai angka 270.054.853 jiwa. Jumlah penduduk tersebut sebagian besar berdiam di pulau Jawa, khususnya di daerah ibukota yang menjadikan wilayah ini begitu padat penduduk.

Sebagian besar, penduduk Indonesia adalah bangsa Austronesia, namun juga ada kelompok Polinesia, Melanesia dan Mikronesia. Hal ini menjadikan setiap daerah di Indonesia memiliki jenis suku masing-masing yang disesuaikan dengan identitasnya.

Selain keberagaman suku, penduduk Indonesia juga menganut beberapa agama, seperti Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Budha dan Konghucu. Akan tetapi di beberapa daerah juga ada penganut kepercayaan lain yang belum diakui secara resmi di Indonesia. Namun di Negara kepulauan ini, Islam merupakan agama yang dianut oleh mayoritas penduduknya.

Topografi dan Iklim di Indonesia

topografi dan iklim di indonesia
www.made-blog.com

Indonesia merupakan Negara yang lokasinya melintasi garis khatulistiwa sehingga memiliki iklim tropis. Jadi di Indonesia sendiri ada dua musim, yakni musim kemarau dan musim penghujan. Sementara luas wilayah perairan yang lebih besar di Indonesia menjadikan Negara ini dikenal sebagai Negara maritime.

Ditambah lagi letaknya yang berseberangan dan diapit langsung oleh dua Samudra menjadikan Indonesia memiliki iklim laut. Adanya iklim tersebut membawa dampak pada kelembaban udara yang cukup tinggi, yakni rata-rata di atas 80%. Tingginya kelembaban udara ini juga menjadikan sifat kepulauan Indonesia memiliki iklim tropis basah.

Keuntungan dari adanya iklim laut antara lain antara lain adalah adanya pengaruh angina laut yang bisa membawa kelembaban ke daerah dataran. Dengan begitu di daratan pun hawa lebih sejuk, yang mana kelembaban udara di daratan umumnya cenderung panas dan kering terutama saat musim kemarau

Sementara jika musim penghujan tiba, iklim tersebut memberikan dampak suhu laut menjadi lebih hangat dibanding seharusnya. Kembali ke daerah daratan yang terdiri dari daratan tinggi, daratan rendah, pegunungan dengan puncak yang menjulang tinggi menghasilkan variasi iklim.

Hal ini menjadikan kawasan Indonesia pun terbagi dalam beberapa pengelompokan iklim tropis. Pada dataran rendah memiliki iklim tropis lembab dan iklim salju abadi di bagian puncak pegunungan Jaya Wijaya. Indonesia juga memiliki iklim hujan tropis yang berada di daerah hadap angin serta iklim kering pada daerah bayangan hujan.

Baca Juga Gunung Di Indonesia

READ  Peta Jawa Timur : Sejarah, Komponen, Kota Terkenal, dan Kekayaan Alam

Dari peta Indonesia saja bisa dilihat bagaimana keberagaman dan kekayaan Indonesia. Mulai dari luas wilayah, flora, fauna, kependudukan dan lain sebagainya.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.