Peta Eropa: Sejarah, Batas Wilayah dan Fakta Menarik

Peta eropa – Membahas tentang Eropa tentu tak ada habisnya, mulai dari kota-kota indah yang ada di dalamnya, hingga keunikan-keunikan lainnya yang tak dimiliki oleh benua lainnya. Selain demikian, jika Anda melihat seksama pada peta Eropa, maka akan terlihat secara jelas, bahwa sebenarnya benua ini merupakan jazirah/semenanjung atau anak benua. 

Ya, Benua Eropa merupakan benua terkecil nomor dua setelah benua Australia. Hal tersebut karena, benua Eropa hanya memiliki luas 10.355.000 km2 saja. Terletak di daratan Eurasia, benua ini juga berbatasan atau bahkan bergabung dengan benua Asia, dimana pemisah kedua benua ini ialah pegunungan Ural.

Peta Eropa Lengkap

peta eropa lengkap
thegorbalsla.com

Sebelum membahas lebih jauh tentang benua Eropa, tentu Anda harus mengetahui penampakan peta Eropa terlebih dahulu. Hal tersebut karena, penjelasan berikutnya akan lebih mudah dipahami jika Anda juga melihat gambarnya secara langsung.

Nah, beberapa peta Eropa yang bisa Anda ketahui sebagai berikut:

  • Peta Eropa Lengkap

gambar 1 peta eropa lengkap

  • Peta Negara-Negara di Eropa

gambar 2 peta negara negara di eropa

  • Peta Buta Eropa

gambar 3 peta buta eropa

  • Peta Eropa Hitam Putih

gambar 4 peta eropa hitam putih

Batas-Batas Wilayah Benua Eropa 

batas batas wilayah benua eropa 

Lebih lanjut, pada peta Eropa Anda bisa melihat bahwa benua ini berbatasan langsung dengan beberapa wilayah berikut ini:

  1. Sebelah barat, berbatasan langsung dengan Benua Asia, Pegunungan Ural, Laut Hitam, Laut Kaspia, dan Selat Bosporus
  2. Sebelah barat, berbatasan dengan Samudera Atlantik
  3. Sebelah utara, benua Eropa berbatasan langsung dengan Samudera Antartika atau yang disebut juga dengan Kutub Utara
  4. Sebelah selatan, berbatasan langsung dengan Laut Hitam, Benua Afrika, Laut Tengah atau yang disebut juga dengan Laut Mediterania.

Selain demikian, benua Eropa sendiri berada berada di garis bujur antara 90 Bujur Barat hingga 660 Bujur Timur serta berada di garis lintang antara 360 Lintang Utara (LU) hingga 710 Lintang Utara (LU). 

Penampakan Alam Benua Eropa

penampakan alam benua eropa

Dilihat dari peta Eropa, terlihat sangat jelas jika benua ini terdiri atas dataran tinggi, dataran rendah, semenanjung atau peninsula serta pegunungan. Secara lebih jelas, berikut ini penjelasan tentang kenampakan alam benua Eropa:

  1. Dataran tinggi sentral yang ada di benua Eropa terdiri atas bukit-bukit serta plato yang sempit.  Selain itu, lereng-lereng yang terletak di bukit juga tertutup oleh lembah dan hutan yang subur. Sehingga daerah yang seperti ini, dijadikan sebagai pusat kegiatan penambangan di Eropa
  2. Pegunungan Alpen yang ada di Eropa, terdiri atas pegunungan Alpina, Pyrenia, Karpatia, Dinarik serta wilayah Turki. Dimana di dalamnya juga termasuk Gunung Mount Blanc yang mempunyai ketinggian mencapai 4.813 mdpl. Ya, terletak di Eropa bagian barat, gunung tersebut merupakan puncak tertinggi di Eropa
  3. Semenanjung yang ada di Eropa memiliki wilayah yang cukup luas. Dimana semenanjung tersebut ialah semenanjung Skandinavia yang berada di utara Eropa. Selain itu juga ada beberapa semenanjung lainnya seperti semenanjung Balkan yang berada di Yunani, semenanjung Apenina yang berada di Italia, serta semenanjung Iberia yang berada di Spanyol dan Portugal
  4. Sedangkan untuk dataran yang ada di Eropa merupakan wilayah yang paling luas. Yakni letaknya berada di bagian utara dan daerah Rusia. Selain itu, sebagian besar  benua Eropa juga berlokasi di daerah dataran rendah dengan garis pantai yang cukup berlika-liku. Sehingga garis tersebut mengakibatkan Eropa mempunyai garis pantai yang sangat panjang.

Selain demikian, dalam peta Eropa benua ini juga terbagi ke dalam 4 bentang alam. Penjelasannya sebagai berikut:

  1. Pegunungan Tua Utara yang ada di benua Eropa, sebagian besar dominan dengan batuan tua yang memiliki kandungan mineral logam tinggi. Bahkan pegunungan Tua Utara ini juga masih dibagi menjadi beberapa bagian seperti dataran tinggi Skotlandia, dataran tinggi Irlandia Barat Laut, serta Fennonskandia yang dibagi  menjadi Norwegia, Finlandia dan Swedia
  2. Dataran rendah Rusia, dimana sebenarnya dataran ini terdiri atas batuan tua. Namun memang batuan tua tersebut tertutup oleh batuan sedimen sejak zaman es dulu, sehingga tak heran jika batuan tuanya tak nampak. Padahal dataran Rusia tersebut terletak di seluruh wilayah yang terdapat di Rusia
  3. Pegunungan lipatan mudah yang ada di Eropa terbentuk akibat adanya pergerakan lempeng kulit bumi. Dimana jalur pegunungan ini membentuk sebuah lengkungan pendak yang terbentang dari barat ke timur. Sedangkan bagian paling barat dari pegunungan ini membelok menuju arah selatan, kemudian ke arah timur, dan kemudian menuju tenggara ke ujung bagian negara Sisilia dan Italia
  4.  Dataran rendah Eropa Besar tepat berada di pegunungan tua yang terletak di utara dan pegunungan Alpina. Dimana sebagian besar dataran tersebut mempunyai ketinggian yang kurang dari 200 Mdpl.

Bahkan dataran ini juga menempati hampir dari dua pertiga dari luas benua Eropa sendiri. Yakni dataran ini membentang dari barat ke timur yang dikelilingi oleh Pegunungan Kaukasus, Laut Kaspia, Laut Hitam, Pegunungan Ural, Pegunungan Alpen serta kawasan Skandinavia Timur.

Tak hanya itu saja, penampakan benua Eropa yang paling jelas terlihat di peta Eropa ialah pulau terbesar di dunia. Ya, benua ini mempunyai 2 pulau terbesar di dunia yakni pulau tanah hijau atau yang dikenal dengan Greenland yang berada di Denmark, serta saatnya adalah Pulai Raya yang dikenal juga dengan Great Britain yang berada di Inggris. Masing-masing dari pulau terbesar di dunia tersebut memiliki luas 2.175.600 km2 untuk Greenland dan 229.870 km2 untuk Great Britian. 

Dengan penjelasan demikian, maka terlihat jelas bahwa benua Eropa memiliki penampakan alam seperti pegunungan, sungai dan gunung. Bahkan benua unik ini memiliki dua pulau tersebar di dunia.

Sejarah Benua Eropa

sejarah benua eropa
nathanwon9bp2.blogspot.com

Hanya mengetahui peta Eropa atau batas-batas dan bentang alamnya saja tentu tak lengkap bila Anda tak mengetahui bagaimana sejarah benua Eropa dari dulu hingga sekarang. Bahkan perlu Anda ketahui, bahwa ternyata di tanah Eropa telah ada kebudayaan manusia sejak 900.000 tahun yang lalu.

Nah, untuk mengetahui secara jelas sejarah Eropa, berikut ini pembagian sejarahnya:

  • Masa Prasejarah

Diperkirakan, zaman prasejarah di Eropa telah ada sejak era paleolitikum atau yang dikenal dengan zaman batu tua. Hal tersebut dibuktikan, dengan adanya penemuan ribuan batuan yang dibuat menggunakan tangan tepatnya di Monte Poggiolo, Italia.

Selain itu, memasuki era neolitikum atau zaman batu muda, ternyata di Eropa telah mulai menerapkan sistem pertanian, tepatnya sekitar 7000 SM. Sehingga diperkirakan bahwa era ini berlangsung kurang lebih selama 4000 tahun dengan kebudayaan logam yang saat itu telah menyebar ke seluruh dunia. 

Nah, dalam masa prasejarah ini, peradaban di Eropa yang paling terkenal ialah peradaban Mykenai dan Minoa yang telah ada sejak zaman perunggu. Namun peradaban ini tak berlangsung lama, bahkan hilang sejak 1200 SM.

  • Masa Klasik

Masa klasik yakni ditandai dengan munculnya kota-kota yang berada di Yunani Kuno. Dimana saat ini masa kejayaannya berada di bawah pimpinan Alexander Agung. Bahkan diketahui, pengaruhnya mampu menyebar sampai ke daerah Asia. 

Selain demikian, pada masa itu juga telah ada para filsuf yang hasil pemikirannya masih dipergunakan sampai sekarang, bahkan termasuk mulainya usaha pembuatan peta Eropa atau bahkan peta dunia. Diketahui pula, bahwa sekitar tahun 753 SM, negara-negara Roma bermunculan, bahkan di tahun 509 SM tumbuh menjadi Republik Romawi yang menggantikan kebudayaan Yunani.

Pada masa itu, pemimpin yang paling terkenal ialah Julius Caesar yang mendorong atas perubahan Roma dari bentuk Republik menjadi bentuk Kekaisaran. Dimana Kekaisaran Romawi pada saat itu dibagi menjadi 2 yakni Kekaisaran Romawi timur dan Kekaisaran Romawi barat.

  • Masa Abad Pertengahan

Pada tahun 476 SM Kekaisaran Romawi barat akibat serangan beruntun oleh orang Jemanik timur sejak abad  ke-4. Dan keruntuhan tersebut menjadi tanda masa Eropa klasik.

Sedangkan kekaisaran Eropa timur atau yang disebut dengan Kekaisaran Bzantium masih bertahan di tanah Eropa. Namun yang dulu menjadi kekuasaan Kekaisaran Eropa barat menjadi Kerajaan Franka yakni suku asli Frank yang diduduki oleh bangsa Jermanik di bawah kepemimpinan Charlemagne.

Selain itu, Franka sendiri juga terpecah menjadi 2 bagian, yakni Franka barat yang selanjutnya berevolusi menjadi Perancis, serta Franka Timur yang berevolusi menjadi Romawi Suci. Dimana perlu diketahui juga bahwa Romawi Suci ini nantinya menjadi cikal bakal Jerman modern.

  • Masa Kegelapan

Disebut dengan masa kegelapan atau dark ages dan/atau medieval, terjadi antara runtuhnya Kekaisaran Romawi sampai dengan masa renaissance. Hal tersebut terjadi akibat dominasi agama Kristen dalam segala aspek kehidupan.

Oleh karenanya, segala pemikiran terbelenggu dengan pemikiran yang dogmatis, dimana agama tak boleh dibantah, sehingga segala sesuatu harus atas persetujuan agama, khususnya diputuskan para raja dan pendeta. Adapun beberapa ilmu filsafat Kristen yang saat itu mendominasi dengan tokohnya yang terkenal seperti Plotinus, St. Anselmus,  Thomas Aquinas, St. Augustine, Roger Bacon Robert Grossetteste, dan Albert Agung.

Bahkan tokoh-tokoh tersebut juga menggunakan ajaran Plato yang menyatakan bahwa ‘kebenaran sudah ada dengan sendirinya dan asalnya ialah dari Tuhan, tetapi dengan bentuk jenis yang baru’. Dimana pemikiran tersebut dikenal dengan istilah neo- platonisme.

  • Masa Revolusi Industri

Revolusi industri di benua Eropa dimulai sejak tahun 1750 sampai 1850 tepatnya di Britania Raya atau Inggris Raya. Dimana pada masa ini terjadi perubahan sistem yang sangat besar dalam berbagai aspek bidang.

Mulai dari bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi hingga teknologi yang sangat berpengaruh dalam kehidupan budaya, sosial, dan ekonomi masyarakat. Bahkan, gerakan revolusi tersebut menyebar hingga ke seluruh Eropa Barat, Jepang, Amerika, mencapai seluruh dunia.

Hal tersebut ditandai bergantinya tenaga manusia dan hewan menjadi tenaga mesin akibat urbanisasi. Karena memang kondisi seperti itu dipandang lebih menguntungkan serta mampu meningkatkan pendapatan penduduk yang bersifat berkelanjutan. Bahkan pendapatan per kapita penduduknya meningkat sampai 6 kali lipat.

Keadaan Penduduk Benua Eropa

keadaan penduduk benua eropa

Hanya mempelajari tentang peta Eropa atau bentang alam dan sejarahnya tentu tak cukup. Karena Anda juga harus mengetahui suku apa saja yang ada di benua Eropa. Nah, suku-suku tersebut yakni:

  1. Suku Bangsa Slavia, berasal dari negara Slovakia, Bulgaria dan Rusia. Ciri-cirinya bermata abu-abu biru, serta berambut pirang keputih-putihan
  2. Suku Bangsa Alpina, berasal dari Belgia, Perancis dan Swiss, memiliki ciri-ciri bermata cokelat dan berambut pirang
  3. Suku Bangsa Mediteran, berasal dari Yunani, Italia dan Spanyol, memiliki ciri-ciri bermata agak kecokelatan dan berambut hitam bergelombang
  4. Suku Bangsa Dinara, berasal dari Rumania, memiliki ciri rambut gelap
  5. Suku Bangsa Nordik, berasal dari Jerman dan Belanda, memiliki ciri-ciri bermata biru dan berambut sangat pirang
  6. Suku Bangsa Mongoloid yang berada di Yunani dan Turki
  7. Suku Bangsa Moor yang berada di Denmark, Spanyol, Norwegia, Inggris, Belgia, Luxemburg, dan Belanda
  8. Suku Bangsa Aria yang berada di Jerman dan sekitarnya .

Selain suku-suku yang ada di benua Eropa tersebut, terdapat juga beberapa etnis-etnis yang tersebar di dalamnya. Dimana etnis tersebut meliputi:

  1. Etnis Flemisah yang berada di belahan utara Benelux
  2. Etnis Walkon yang berada di Prancis.

Selain demikian, meski terdapat suku, bangsa dan etnis di Eropa, namun sebagian penduduknya yakni sekitar 74% tinggal di daerah perkotaan. Dan wilayah Eropa bagian timur-lah yang paling banyak didiami oleh penduduk.

Perlu diketahui pula, bahwa per tahun 2006 benua Eropa dikategorikan sebagai benua yang penduduknya paling padat. Hal tersebut karena tercatat penduduknya mencapai  729.000.000 jiwa dengan rata–rata pertumbuhan penduduk sekitar -0,02% per tahun.

Negara-Negara di Eropa Beserta Ibu Kota Negaranya

negara negara di eropa beserta ibu kota negaranya

Jika Anda melihat peta Eropa maka akan mengetahui negara-negara yang ada di benua Eropa. Nah agar Anda mengetahui secara jelas, maka rincian negara-negara di Eropa beserta ibu kota negaranya yakni:

Negara-Negara di Eropa bagian Utara 

Norwegia- Oslo

Denmark- Kopenhagen

Islandia- Reykjavik

Finlandia- Helsinki

Swedia Stokholm.

Negara-Negara di Eropa Timur 

Bulgaria- Sofia

Estonia- Tallinn

Belarus- Minsk

Georgia- Tbilisi

Lituania- Vilnius

Latvia- Riga

Moldavia- Kishinev

Rusia- Moskwa

Rumania- Bukares

Ukraina- Kiev.

Negara-Negara di Eropa Selatan

Albania- Tirana

Bosnia – Herzegovina- Sarajevo

Kroasia- Zagreb

Slovenia- Ljubljana

Italia- Roma

Malta- Valletta

Makedonia- Skopje

Portugal- Lisabo

Montenegro- Podgorica

Serbia- Bergrado

Yunani- Athena

Spanyol- Madrid.

Negara-Negara di Eropa Tengah dan Ibu kota

Austria- Wina

Slovakia- Bratislava

Republik Ceko- Praha

Polandia- Warsawa

Hongaria- Budapest.

Negara–Negara di Eropa Barat dan ibu kota

Belanda- Amsterdam

Belgia- Brussel

Inggris- London

Irlandia- Dublin

Luksemburg- Luksemburg

Jerman – Berlin

Perancis- Paris

San Marino- San Marino

Swiss- Bern.

Ya, negara-negara tersebut terbagi menjadi 5 bagian berdasarkan bahasa dan ideologi politik. 

Fakta Menarik Tentang Benua Eropa

fakta menarik tentang benua eropa
travel.tribunnews.com

Dipastikan tak ada di peta Eropa, ternyata benua ini memiliki fakta menarik yang jarang diketahui. Nah, beberapa fakta menarik tersebut ialah:

  • Mempunyai Negara Terbesar dan Terkecil di Dunia

Tahukah Anda, ternyata benua Eropa memiliki negara yang terbesar dan terkecil di dunia. Untuk negara yang terbesar di dunia yakni negara Rusia dengan luasnya mencapai 17.098.242 km persegi. Sedangkan untuk negara yang terkecil ialah negara Vatikan dengan luasnya yang hanya 0,44 km persegi. Sangat lengkap bukan?

  • Kiblatnya Sepakbola Dunia

Apakah Anda pecinta olahraga sepakbola? Meaka perlu diketahui, bahwa persepakbolaan dunia berkiblat secara penuh ke Eropa. Hal tersebut karena bintang-bintang sepakbola yang paling terkenal bahkan terhandal di seluruh dunia kebanyakan berasal dari benua Eropa seperti dari negara Jerman, Inggris, Spanyol, Italia serta negara lainnya di Eropa.

  • Memiliki Hutan yang Terluas di Dunia

Benua Eropa memiliki bentang hutan yang paling luas di dunia. Untuk negara dengan hutan luas yang paling kecil adalah Irlandia yang hanya memiliki 8% dari wilayahnya. Sedangkan negara yang memiliki hutan terluas di Eropa adalah Finlandia yang mencapai 72% dari luas wilayahnya.

  • Lebar Benua Eropa Sama Seperti Luas Sabang-Merauke

Jika Anda melihat atau mengamati peta Eropa, maka jelas terlihat bahwa luas benua Eropa tanpa dengan wilayah Turki dan Rusia namun termasuk Eurasia ternyata selebar negara Indonesia dari Sabang hingga Merauke. Dimana luas wilayah Eropa tersebut terbentang atas 50 negara dari Portugal hingga Kazakhstan.

Baca Juga Peta Jawa Timur

READ  Peta Topografi: Karakteristik, Komponen, Cara Membaca serta Manfaatnya

Bagaimana ternyata tersimpan sejuta pengetahuan tentang benua Eropa yang baru Anda ketahui bukan? Nah, untuk mempelajari tentang benua Eropa tentu tak hanya melihat peta Eropa saja untuk mengetahui letak wilayah-wilayahnya, namun Anda juga harus mengetahui seluk beluk atau segala hal yang tersimpan di dalamnya. 

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.