Pengertian Impor : Arti, Manfaat, Tujuan, Jenis dan Contohnya Lengkap

Pengertian Impor – Istilah impor tentunya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, kebiasaan pemerintah melakukan impor makanan pokok dari negara lain membuat masyarakat ini sudah sangat terbiasa.

Sebenarnya, apa itu impor? Dilihat dari pengertian impor, impor merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan untuk membeli dan memasukkan barang atau jasa dari luar negeri ke dalam negeri melalui jalur yang legal dalam proses perdagangan.

Beberapa orang juga berpendapat bahwa impor merupakan kegiatan perdagangan internasional yang dilakukan dengan cara membeli barang dari wilayah pabean Indonesia yang dilakukan baik secara perorangan maupun melalui perusahaan yang bergerak pada bidang ekspor dan impor dengan mematuhi syarat dan Undang-Undang yang berlaku.

Sebuah negara melakukan impor biasanya karena suatu alasan, salah satu alasan mengapa suatu negara melakukan impor adalah biasanya karena adanya kekurangan pada kebutuhan pokok di dalam negeri. Nah, sebagai cadangan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, maka pemerintah melakukan impor demi memperkuat neraca pembayaran serta mengurangi devisa luar negeri.

Pengertian Impor Menurut Ahli

pengertian impor menurut ahli
blog.elevenia.co.id

Agar Anda lebih jelas dalam memahami apa itu impor, yuk sebaiknya simak pengertian impor menurut para ahli di bawah ini.

  • Astuti Purnamawati

Menurut Astuti Purnamawati (2013:13), pengertian impor adalah tindakan membeli barang-barang dari luar negeri sesuai dengan ketentuan pemerintah, yang dibayar dengan menggunakan valuta asing.

  • Marolop Tandjung

Menurut Marolop Tandjung (2011:379), pengertian impor adalah kegiatan perdagangan dengan cara memasukkan barang dari luar negeri ke dalam daerah pabean Indonesia sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

  • Susilo Utomo

Menurut Susilo Utomo (2008:101), arti impor adalah suatu kegiatan memasukkan barang dari luar negeri ke dalam wilayah pabean di dalam negeri yang dilakukan oleh perwakilan dari kedua negara, baik perorangan maupun perusahaan.

Tujuan dan Manfaat Impor

tujuan dan manfaat impor
www.infoterlengkap.com

Dari pengertian impor yang sudah dijelaskan di atas, maka impor juga memiliki tujuan dan manfaat mengapa dilakukan impor tersebut. Pada umumnya, kegiatan impor yang dilakukan suatu negara memiliki hubungan dengan bea cukai baik dari negara si pengirim maupun negara si penerima.

Untuk lebih jelasnya, yuk simak selengkapnya tujuan dan manfaat impor di bawah ini.

  • Memperoleh Bahan Baku

Kegiatan impor yang dilakukan oleh suatu negara biasanya digunakan untuk memperoleh bahan baku tertentu yang tidak tersedia atau terbatas di negara tersebut. Untuk tetap memastikan ketersediaan bahan baku, maka suatu negara melakukan impor dengan tujuan agar kegiatan produksi suatu negara tetap bisa berjalan.

Nah, untuk mendapatkan barang baku yang dibutuhkan, maka negara tersebut melakukan impor dari negara lain.

  • Mendapatkan Teknologi yang Baru

Saat ini perkembangan teknologi sudah semakin maju. Maka dari itu, dalam berbagai kegiatan ekonomi dan bisnis juga membutuhkan alat-alat yang canggih dengan teknologi yang mumpuni dalam proses produksi barang dan jasanya.

Namun, teknologi-teknologi tersebut tidak tersedia di dalam negeri. Karena hal inilah terpaksa suatu perusahaan harus melakukan impor teknologi dari negara lain. hal ini dilakukan untuk mendukung hasil produksi agar lebih baik dan efisien.

  • Menambah Pendapatan Devisa

Tahukah Anda suatu negara yang melakukan impor jua dapat menguntungkan, karena proses impor juga bisa menambah pendapatan devisa negara. Hal ini karena berbagai faktor yang mempengaruhinya.

Saat suatu negara melakukan impor, maka negara tersebut akan mendapatkan bea cukai dar proses impor yang cukup besar. dan hal ini secara otomatis akan menambah pendapatan devisa negara tersebut.

Jenis-Jenis Impor

jenis jenis impor
www.cnbbindonesia.com

Kegiatan impor yang dilakukan di suatu negara juga dibagi atas beberapa jenis. Adapun beberapa jenis impor tersebut antara lain sebagai berikut:

  • Impor untuk Dipakai

Jenis impor yang satu ini dilakukan untuk memasukkan barang atau jasa dari  negara lain menuju ke dalam wilayah Indonesia dengan tujuan untuk digunakan dikuasai atau dimiliki oleh seseorang yang berdomisili di Indonesia.

  • Impor Angkut Lanjut/Terus

Jenis impor yang satu ini adalah suatu kegiatan mengangkut barang dengan menggunakan sarana pengangkut melalui kantor demi kantor dengan melalui proses pembongkaran terlebih dahulu.

  • Impor Sementara

Impor sementara adalah suatu kegiatan memasukkan suatu barang atau jasa ke dalam wilayah pabean Indonesia dimana tujuannya akan diekspor kembali ke luar negeri dengan cakupan waktu paling lama adalah 3 tahun.

  • Impor untuk Ditimbun

Kegiatan impor barang atau jasa yang satu ini dilakukan dengan menggunakan sarana pengangkut dimana dilakukan dari kantor ke kantor dan kemudian ditimbun.

  • Impor untuk Re-Ekspor

Kegiatan impor yang satu ini dilakukan untuk mengangkut suatu barang impor yang masih area di wilayah pabean Indonesia dan nantinya akan diekspor kembali. Biasanya hal ini dilakukan pada barang dengan kondisi yang salah kirim, tidak sesuai dengan pesanan, rusak maupun tidak sesuai dengan syarat teknis ataupun terjadinya satu perubahan peraturan.

Baca Juga : Pengertian Manajemen Pemasaran | Konsep, Fungsi dan Tujuannya

Contoh Kegiatan Impor di Indonesia

contoh kegiatan impor di indonesia

Bisa dikatakan bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang sangat aktif melakukan impor dari negara lain dalam dunia perdagangan Internasional. Jadi, dalam perdagangan ini, negara ini tidak hanya melakukan ekspor namun jua melakukan impor demi memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

Berikut ini akan dijelaskan beberapa contoh produk atau barang dan jasa yang sering diimpor oleh Indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya. Yuk langsung saja simak selengkapnya di bawah ini:

No. Produk Impor Negara Asal Negara Tujuan
1 Daging sapi, impor ini dilakukan oleh pemerintah Indonesia dengan tujuan untuk menstabilkan harga daging sapi lokal akibat adanya rantai niaga yang panjang Australia, Meksiko Indonesia
2 Bahan bakar minyak, impor bahan bakar minyak dilakukan oleh pemerintah Indonesia dari negara lain untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar yang ada di Indonesia baik dalam bidang Industri maupun bidang kendaraan bermotor Malaysia, Arab Saudi, Thailand, Afrika Indonesia
3 Komoditas pangan, jenis impor yang dilakukan ini adalah impor bahan-bahan makanan seperti beras, gula, kedelai, garam, mentega, cabai dan lainnya Malaysia, Amerika Serikat, Paraguay, Argentina Indonesia
4 Produk Elektronik, kebutuhan masyarakat Indonesia yang sangat konsumtif terhadap produk elektronik membuat impor produk ini cukup besar Jepang, Korea Selatan, Tiongkok Indonesia
5 Produk otomotif, Industri otomotif di Indonesia membutuhkan komponen-komponen otomotif dari luar negeri, sehingga hal ini mengharuskan melakukan impor dari negara lain. Thailand, Jepang Indonesia

Dari penjelasan pengertian impor dan kawan-kawannya di atas banyak memberikan informasi seputar impor. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan dan memberikan manfaat.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.