Proses Produksi : Pengertian, Tujuan, Jenis-Jenis dan Karakteristiknya

Apa itu proses produksi dan bagaimana memahaminya? Bagi Anda yang menggeluti dunia bisnis tentu mendengar istilah proses produksi bukan hal yang asing lagi bagi Anda. Karena sudah ibaratkan makanan sehari-hari dalam bidang usaha yang ditekuni.

Namun bagi orang yang tidak menggeluti dunia bisnis, mungkin saja belum tahu dan paham tentang apa itu yang dimaksud dengan istilah ini. Sebenarnya apa sih yang dimaksud proses produksi itu? Bagaimana pengertian secara lebih detailnya?

Nah, dalam pembahasan kali ini akan dijelaskan tentang salah satu hal yang berkaitan dengan dunia bisnis / ekonomi yaitu proses produksi. Tanpa panjang kali lebar lagi, langsung saja, berikut penjelasannya secara lebih lengkap.

Contents

Pengertian Proses Produksi Secara Umum

pengertian proses produksi secara umum
pixabay.com

Proses produksi merupakan suatu kegiatan  yang menggabungkan berbagai faktor produksi suatu produk yang ada dalam upaya menciptakan produksi suatu produk, baik itu berupa barang atau jasa yang bernilai guna bagi konsumen.

Bisa juga diartikan sebagai suatu kegiatan yang mengolah bahan baku dan bahan pembantu tambahan beserta bantuan peralatan menjadi suatu produk yang lebih bernilai guna dari bahan awalnya. Hasil dari kegiatan produksi adalah barang dan jasa.

Barang sendiri merupakan sesuatu yang bersifat fisik dan kimia serta mempunyai masa waktu. Sedangkan jasa merupakan sesuatu yang tidak mempunyai sifat-sifat fisik dan kimia, serta tidak memiliki jangka waktu antara produksi dengan masa konsumsi.

Tujuan Produksi

tujuan produksi
www.pahlevi.net

Sebuah proses pemproduksian baik itu berupa barang ataupun jasa tentunya memiliki tujuan untuk apa produk itu dihasilkan. Secara garis besar dilakukannya proses produksi antara lain dengan tujuan sebagai berikut:

  1. Untuk menghasilkan suatu produk baik barang atau jasa
  2. Untuk menjaga keberlangsungan hidup suatu perusahaan
  3. Untuk mendapatkan keuntungan sehingga tercapainya tingkat kemakmuran yang diinginkan
  4. Untuk memberikan nilai tambahan atau value terhadap suatu produk
  5. Untuk memenuhi permintaan pasar, baik pasar domestik ataupun pasar mancanegara
  6. Untuk mengganti produk yang rusak atau yang telah kadaluwarsa atau telah habis masa berlakunya dan menggantinya dengan produk baru yang layak untuk dikonsumsi.

Karakteristik Proses Produksi

karakteristik proses produksi
www.jurnal.id

Dalam proses mengelola kegiatan produksi terdapat ciri-ciri khusus yang menjadi karakteristik dari proses produksi itu sendiri baik dalam hal proses, sifat, ataupun jangka waktu yang diperlukan selama proses itu berlangsung.

Karakteristik produksi ini dibedakan menjadi tiga bagian berdasarkan penggolongannya, yaitu sebagai berikut.

Berdasarkan Prosesnya

Karakteristik produksi suatu barang dan jasa berdasarkan prosesnya dibagi menjadi dua yaitu proses  secara langsung dan tidak langsung. Secara langsung adalah kegiatan produksi yang mencakup produksi primer dan sekunder.

Produksi primer yaitu suatu kegiatan produksi yang diambil dari alam secara langsung contohnya pertanian, pertambangan dan sebagainya. Sedangkan proses produksi sekunder adalah kegiatan produksi yang dengan menambahkan nilai lebih pada suatu barang yang ada, misalnya kayu untuk membuat rumah, baja untuk membuat jembatan dan sebagainya.

Berdasarkan Sifat 

Dalam penggolongan karakteristik produksi berdasarkan sifat, prosesnya dibedakan menjadi 4 yaitu:

  1. Proses Ekstratif, yaitu suatu kegiatan yang mengambil produk secara langsung dari alam.
  2. Proses Analistik, yaitu kegiatan produksi yang melakukan pemisahan suatu produk menjadi lebih banyak dengan bentuk yang mirip dengan aslinya.
  3. Proses Fabrikasi, yaitu kegiatan produksi yang mengubah suatu bahan baku menjadi suatu produk yang baru.
  4. Proses Sintetik, yaitu proses yang menggabungkan beberapa bahan produksi menjadi suatu bentuk produk. Proses sintetik juga disebut sebagai proses perakitan.
  5. Berdasarkan Jangka Waktunya

Karakteristik tahapan produksi berdasarkan jangka waktunya dibagi menjadi dua yaitu produksi terus menerus dan produksi terputus-putus, berikut penjelasannya:

  1. Produksi terus menerus yaitu suatu proses yang memakai berbagai fasilitas untuk menciptakan produk secara terus menerus. Pada proses ini umumnya terjadi dalam skala besar dan tidak terpengaruh oleh perubahan waktu dan musim.
  2. Produksi terputus-putus yaitu suatu proses barang yang kegiatannya berjalan dengan dilakukan setiap saat dan dapat dipengaruhi oleh perubahan musim, pesanan dan berbagai faktor lainnya.

Jenis-Jenis Proses Produksi

jenis jenis proses produksi
www.jurnal.id

Dalam pelaksanaannya, proses ini memerlukan waktu yang berbeda-beda, ada yang singkat dan ada yang prosesnya memerlukan waktu yang panjang.

Berdasarkan cara pelaksanaannya, produksi dibedakan menjadi empat bagian yaitu produksi jangka pendek, produksi jangka panjang, produksi terus-menerus dan juga produksi berselingan.

Itulah informasi dan penjelasan dari sebuah proses baik produksi barang atau jasa baik yang secara langsung atau tidak langsung dan baik proses  yang membutuhkan waktu yang pendek ataupun waktu yang panjang dan baik produksi dalam skala kecil atau besar yang dapat dipengaruhi perubahan musim atau tidak. Semoga informasi tadi bermanfaat bagi yang Anda dan dapat dijadikan referensi bagi kemajuan usaha Anda.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.