35 Pahlawan Nasional Indonesia: Nama, Asal, Gambar dan Penjelasan

Sejak tahun 1959, Presiden menetapkan gelar pahlawan Nasional Indonesia pada beberapa orang. Seiring waktu berlalu, nomenklaturnya selalu berubah. Namun, kini, telah diselaraskan dengan peraturan termutakhir melalui Undang Undang Nomor 20 Tahun 2009 yang menyebutkan bahwa gelar pahlawan Nasional mencakup semua gelar yang pernah diberikan sebelumnya.

Nah, definisi dari pahlawan Nasional sendiri adalah Warga Negara Indonesia atau seseorang yang berjuang dalam melawan penjajahan pada wilayah yang saat ini jadi wilayah dari NKRI yang gugur dalam perjuangan membela bangsa dan negara.

Ataupun yang data hidup melakukan tindakan kepahlawanan serta menghasilkan prestasi dan karya luar biasa untuk pembangunan serta kemajuan bangsa dan negara ini.

Kementerian Sosial Indonesia memberikan tujuh kriteria yang perlu dimiliki oleh seorang individu untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional ini. kriteria tersebut yaitu:

WNI (Warga Negara Indonesia) yang sudah meninggal dan selama hidupnya:

  • Memimpin serta melakukan perjuangan bersenjata ataupun perjuangan dalam bidang politik atau lainnya dengan mencapai atau merebut atau mempertahankan serta mengisi kemerdekaan dan mewujudkan persatuan kesatuan bangsa,
  • Melahirkan beberapa gagasan ataupun pemikiran yang besar dan dapat menunjang pembangunan negara dan bangsa.
  • Menghasilkan karya besar serta mendatangkan manfaat untuk kesejahteraan masyarakat luas serta meningkatkan harkat martabat bangsa ini.
  • Perjuangan serta pengabdiannya untuk Indonesia berlangsung seluruh masa hidupnya serta melebihi tugas yang sedang diembannya. Perjuangan yang dilakukan tidak bersifat sementara dan sesaat saja.
  • Perjuangan yang dilakukan individu tersebut memiliki jangkauan yang luas serta berdampak secara nasional.
  • Mempunyai konsistensi jiwa serta semangat nasionalisme yang sangat tinggi.
  • Mempunyai moral dan akhlak yang tinggi.
  • Tak menyerah kepada lawan di dalam melakukan perjuangannya.
  • Selama hidupnya tidak punya riwayat melakukan perbuatan yang tercela yang bisa merusak nilai dari perjuangannya.

Daftar Pahlawan Nasional Indonesia

Setidaknya ada 35 nama pahlawan Nasional Indonesia yang perlu Anda ketahui, sebab, tanpa jasa dari para pahlawan ini, sekarang Anda masih menjadi bangsa yang terjajah. Para pahlawan berikut ini telah memberikan kontribusi yang luar biasa bagi bangsa dan negara. Berikut ulasannya.

Ahmad Yani

pahlawan indonesia ahmad yani
en.wikipedia.org

Pahlawan Nasional yang satu ini lahir di jenar, Purworejo, Jawa Tengah pada tanggal 19 Juni 1922. Mulanya, semua anggota keluarga dari Ahmad Yani bekerja di sebuah pabrik gula kepunyaan orang Belanda. Di tahun 1927, ia dan keluarga pindah ke Batavia. Sedangkan ayahnya bekerja menjadi General Belanda.

Dari situ, Ahmad Yani menjalani wajib militer di tahun 1940 bersama tentara Hindia-Belanda dengan meninggalkan sekolah tingginya. Lalu, ia belajar topografi di Malang, Jawa Timur. Di tahun 1942, datanglah pasukan Jepang sehingga proses belajarnya terganggu. Di waktu yang sama, Ahmad Yani sekeluarga pindah ke Jawa Tengah lagi.

Di tahun 1943, Beliau bergabung dengan tentara Peta (Pembela Tanah Air) yang disponsori Jepang dan beliau melanjutkan latihan di Magelang. Setelah pelatihan ini selesai, ia dilantik sebagai komandan peleton Peta lalu pindah ke Bogor, Jawa Barat. Setelah itu, beliau kembali ke Magelang sebagai instruktur.

As’ad Syamsul

pahlawan nasional indonesia as’ad syamsul
damniloveindonesia.com

K.H.R As’ad Syamsul Arifin yang lahir di tahun 1897 ini merupakan seorang ulama besar dan tokoh Nahdlatul Ulama’. Beliau lahir di kota Mekah dan wafat di Situbondo tepat di usia 93 tahun pada tanggal 4 Agustus 1990.

Terakhir kali beliau menjabat sebagai Dewan Penasehat (Musytasyar) NU hingga akhir hayat. Beliau adalah pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syaf’iyah yang berlokasi di Desa Sukorejo, Asembagus, Situbondo, Jawa Timur.

Pahlawan Nasional ini merupakan penyampai pesan atau isyarah berupa Ayat Al-Qur’an serta tongkat dari Kyai Kholil Al-Bangkalani untuk KH. Hasyim Asy’ari yang kemudian menjadi cikal bakal berdirinya NU.

Cut Mutia

cut mutia
www.hipwee.com

Cut Mutia lahir di Keureutoe, Pirak, Aceh Utara di tahun 1970. Beliau wafat pada tanggal 24 Oktober 1910. Cut Mutia merupakan tokoh pahlawan Nasional yang berasal dari Aceh. Awalnya, beliau melawan Belanda bersama dengan suaminya yaitu Teuku Muhammad atau Teuku Tjik Tunong.

Ketika Teuku Muhammad wafat, beliau menikah lagi dengan Pang Nanggroe dan bergabung dengan pergerakan yang dipimpin oleh teuku Muda Gantoe.

Dalam pertempuran yang terjadi di Paya Cicem, para wanita yang dipimpin oleh Cut Mutia melarikan diri ke tengah hutan. Sedangkan Pang Nanggroe tetap melawan Belanda hingga tewas di tanggal 26 September 1910.

Cut Nyak Dhien

cut nyak dhien
tirto.id

Salah satu tokoh pahlawan Nasional Indonesia perempuan yang diabadikan namanya menjadi Bandar udara di Meulaboh adalah Cut Nyak Dhien. Belau adalah pahlawan yang lahir pada tahun 1984 di Kerajaan Aceh, Lampadang. Semangatnya yang tinggi melawan penjajah membuatnya harus wafat di usia yang masih sangat muda yaitu 24 tahun, tepatnya di tanggal 6 November 1908.

Ia juga berjuang bersama suaminya yaitu Teuku Umar. Suaminya gugur di tanggal 11 Januari 1899. Cut Nyak Dhien dimakamkan di Sumedang, Jawa Barat.

Ir. Soekarno

ir. soekarno
geotimes.co.id

Soekarno merupakan Presiden pertama Indonesia dan menjadi tokoh proklamator kemerdekaan. Soekarno adalah orang yang mengusulkan dasar negara Pancasila. Hal ini disampaikan dalam Sidang BPUPKI, 1 Juni 1945. Rumusan Pancasila ini diterima sebagai dasar negara dan dicantumkan di dalam Pembukaan UUD 45.

Beliau terkenal sebagai orator handal yang dapat menggetarkan hati bagi pendengarnya. Selain jiwa patriotik, beliau juga politikus yang sangat cerdas. Beliau mampu menguasai delapan bahasa.

Soekarno lahir di Surabaya, 6 Juni 1901. Beliau pernah mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa dari universitas di dalam dan luar negeri, serta penghargaan bintang kelas satu The Order of The Supreme Companions of or Tambo.

Kartini

kartini
www.cosmopolitan.co.id

Meskipun ia adalah seorang perempuan ningrat, tapi Kartini mempunyai pemikiran yang moderat. Hidupnya sebagian besar dihabiskan untuk memperjuangkan kesetaraan gender bagi kaum wanita. Perjuangannya dimulai dengan mendirikan sekolah Kartini di tahun 1912 di kota Semarang.

Kartini berupaya merubah paradigma masyarakat Indonesia terhadap gender. Raden Ajeng Kartini lahir di jepara di tanggal 21 April 1879. Kartini menikah dengan Bupati Rembang Singgih Djojo Adhiningrat di tanggal 12 November 1903, ia merupakan seorang yang telah mempunyai tiga orang istri.

setelah itu, beliau hijrah ke Rembang dan diberikan kebebasan untuk mendirikan sekolah bagi para wanita di daerah kompleknya. Sekarang, bangunan ini menjadi Gedung Pramuka. Kartini meninggal di usia 25 tahun tepatnya pada tanggal 17 September 1879. Untuk mengenang jasanya, maka hari kelahirannya diperingati sebagai Hari Kartini.

Idham Chalid

idham chalid
www.nu.or.id

Beliau merupakan Pahlawan Nasional yang lahir di tanggal 27 Agustus 1921 di Kalimantan Selatan, tepatnya di Satui. Beliau wafat di tanggal 11 Juli 2010 saat usianya mencapai 88 tahun. beliau adalah pahlawan yang berpengaruh pada ma situ.

Idham Chalid adalah tokoh termuda saat memimpin ormas dan menjabat paling lama. Beliau terkenal sebagai tokoh terkemuka di masa orde lama dan orde baru. ormas yang dipimpinnya berlogo bola dunia bertabur bintang Sembilan. Beliau melewati kariernya dengan cemerlang hingga di puncak impian.

Jenderal Soedirman

jenderal soedirman
makassar.tribunnews.com

Pahlawan Nasional Indonesia yang satu ini mempunyai jabatan sebagai jenderal Besar TNI Anumerta Soedirman. Gelar tersebut diperolehnya pada usia 31 tahun. beliau berjasa saat revolusi Nasional Indonesia. beliau berperan besar dalam perang gerilya serta serangan tanggal 1 Maret 1949.

Beliau diangkat menjadi Panglima Besar di tanggal 18 Desember 1948. Belanda melancarkan agresi militer II demi menduduki Kota Yogyakarta. Beliau dengan kelompok kecil tentara dan dokter pribadi selama tujuh bulan melakukan gerilya ke arah selatan.

Sudirman melakukan serangkaian kegiatan militer di Pulau Jawa, termasuk diantaranya serangan 1 Maret 1949 di Yogyakarta yang dipimpin oleh Soeharto. Sudirman meninggal tanggal 29 Januari 1950 di Magelang pada usia 34 tahun.

John Lie

john lie

John lie adalah pahlawan nasional yang lahir di manado, 9 Maret 1911 dari keluarga Tionghoa. Beliau bekerja pada pelayaran niaga yang dimiliki oleh Pemerintahan belanda, KPM (Koninklijke Pakertvaart Maatchappij). Akhirnya beliau bergabung dengan ALRI.

Kiprah John sangat besar saat membersihkan ranjau yang ditanam Jepang untuk menghalau pasukan sekutu. Atas jasa ini, pangkat beliau dinaikkan menjadi Mayor. John dengan gagah berani menembus blokade laut menggunakan kapal motor di sekitar perairan Selat Malaka oleh Angkatan Laut Belanda.

Setidaknya tercatat kurang lebih 15 kali John berhasil menembus blokade Belanda. Di tahun 1947-1949, John berhasil memasok amunisi, senjata, serta obat-obatan dalam jumlah besar pada perjuangan di Sumatera.

KH Ahmad Dahlan

kh ahmad dahlan

KH Ahmad Dahlan atau yang memiliki nama asli Muhammad Darwis adalah pahlawan nasional Indonesia yang juga merupakan pendiri ormas Islam Muhammadiyyah. Beliau lahir tanggal 1 Agustus 1868 di Yogyakarta. Kh. Ahmad Dahlan adalah putera keempat dari tujuh saudara keluarga KH. Abu Bakar.

Beliau mendirikan organisasi Muhammadiyah di Kauman, Yogyakarta untuk mengadakan pembaharuan pemikiran berpikir dan beramal sesuai dengan tuntunan Agama Islam. Beliau berusaha untuk mengajak Umat islam kembali hidup sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan Hadist. KH. Ahmad Dahlan wafat di tanggal 23 Februari 1923 di usia 54 tahun.

Ki Hajar Dewantara

ki hajar dewantara
kaltim.tribunnews.com

Ki Hajar Dewantara atau yang bernama asli Raden Soewardi Soerjaningrat merupakan pahlawan nasional yang juga seorang aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia, kolumnis, politisi, serta pelopor di bidang pendidikan di masa penjajahan Belanda.

Beliau merupakan pendiri dari Perguruan Tinggi Taman Siswa Yogyakarta. Lembaga pendidikan ini memberi kesempatan bagi masyarakat pribumi untuk mendapat hak dalam pendidikan seperti priyayi maupun orang Belanda.

Beliau lahir di tanggal 2 Mei 1889 di Yogyakarta dan tutup usia di tanggal 26 April 1959. Setelah meninggal, Ki Hajar Dewantara dinobatkan menjadi pahlawan Nasional yang ke-2 oleh Presiden Soekarno.

Lafran Pane

lafran pane
Lafran Pane – pahlawan nasional

Lahir di Padang Sidempuan, pada tanggal 5 Februari 1922, dan memulai pendidikan di Pesantren Muhammadiyah Sipirok lalu berlanjut ke Pesantren KH. Ahmad Dahlan di Kampung Setia. Beliau adalah tokoh pendiri HMI atau Himpunan Mahasiswa Islam di tanggal 5 Februari 1957.

Pada kongres XI HMI di tahun 1974, Lafran Pane ditetapkan sebagai pemarkarsa HMI. Beliau wafat pada tanggal 24 Januari 1991.

Laksamana Mala

laksamana mala

Perempuan yang berasal dari Kesultanan Aceh ini memiliki nama lengkap Laksamana Mala hayati. Di dalam berbagai catatan, beliau adalah laksamana laut wanita pertama yang ada di dunia. beliau merupakan panglima perang yang berasal dari Aceh dan sangat masyhur karena keberaniannya dalam melawan armada laut Belanda serta Portugis di abad ke-16.

Laksamana Mala hayati selain cakap di medan perang, juga ahli dalam bernegosiasi dan melakukan perundingan, terbukti beliau mewakili Sultan Aceh dalam perundingan damai dengan pihak Belanda. Beliau juga salah seorang yang menerima Lancaster, atau duta utusan Ratu Elizabeth 1 di tanah Inggris.

Mala hayati lahir pada tahun 1550 serta wafat di tahun 1615. Beliau kemudian dimakamkan di Desa Lamreh, Kecamatan Krueng Raya, Kabupaten Aceh Besar.

Mohammad Hatta

mohammad hatta

Mohammad Hatta adalah salah seorang tokoh proklamator dan menjadi wakil Presiden pertama di Indonesia. beliau kerap dipanggil dengan sebutan Bung Hatta. Tanggal kelahirannya adalah 12 Agustus 1902 di Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

Beliau adalah seorang pejuang bangsa, negarawan serta, ekonom handal. Beliau berperan penting dalam Kemerdekaan Republik Indonesia dari penjajahan Belanda. Lalu memproklamasikan Kemerdekaan RI di tanggal 17 Agustus 1945.

Saat menduduki jabatan sebagai wakil Presiden, beliau menuliskan buku mengenai koperasi. Sehingga, beliau juga mendapat julukan sebagai “Bapak Koperasi”.

Pangeran Antasari

pangeran antasari
tirto.id

Pangeran Antasari berjuang melawan penjajahan Belanda di daerah Banjar, Kalimantan Selatan. Beliau lahir di tahun 1797 di Banjar. Di masa mudanya, Pangeran Antasari memiliki nama Gusti Inu Kartapati.

Di tanggal 14 Maret 1862, beliau diangkat menjadi Sultan Banjar serta menyandang gelar “Panembahan Amirudin Mukminin” atau pemimpin pemerintahan, panglima perang, dan pemuka agama tinggi. beliau dianugerahi sebagai Pahlawan Nasional di tanggal 27 Maret 1968. Beliau wafat di Tanah kampung Bayan Begok, Sampirang, pada tanggal 11 Oktober 1862.

Pangeran Diponegoro

pangeran diponegoro
hello-pet.com

Pangeran Diponegoro merupakan pahlawan nasional keturunan Keraton Yogyakarta. Beliau membersamai rakyat Indonesia dalam melawan pemerintah Belanda di tahun 1825 hingga 1830.

Pangeran Diponegoro lahir di tanggal 25 November 1785 di Yogyakarta serta wafat pada 8 Januari 1855 di Makassar. Beliau merupakan putra pertama Sultan Hamengkubuwana III dan menjabat sebagai Raja Kesultanan yang ke tiga. Saat ini, nama Diponegoro diabadikan menjadi nama jalan, serta nama stadion dan Universitas, beliau mendapat gelar Pahlawan Nasional di tanggal 6 November 1973.

Patimura

pattimura
style.tribunnews.com

Pahlawan nasional ini mempunyai nama asli Thomas Matulessy. Orang yang juga dikenal dengan nama kapiten Patimura ini lahir di tanggal 8 juni 1783 di Maluku. Beliau merupakan pimpinan pasukan dalam peperangan yang besar. Salah satunya yang terjadi di tahun 1817.

Patimura juga merupakan orang yang bisa menyatukan semangat rakyat Kerajaan ternate dan Tidore. Perang yang paling ganas dan terkenal adalah perang Patimura. Sebelum melawan VOC Belanda, beliau adalah mantan sersan militer Inggris. Sebagai panglima, beliau amat cakap dalam mengatur strategi perang dengan prajuritnya. Hingga akhirnya, beliau diberi gelar kapiten di tanggal 16 Mei 1817.

Sultan Hassanudin

sultan hassanudin
bionfo.wordpress.com

Pahlawan nasional Hassanudin lahir pada tanggal 12 Januari 1631 di Makassar, Sulawesi Selatan. Beliau adalah penguasa kerajaan Islam Gowa sampai masa kejayaannya dan menjadi kerajaan yang paling besar di Timur pada abad 16.

Sultan Hassanudin gugur di tanggal 12 Juni 1670 di Makassar pada usia 39 tahun. semenjak pemerintahan dari Sultan Alaudin sampai Hassanudin, Kerajaan ini memiliki pendirian untuk menolak keras monopoli perdagangan VOC Belanda.

Sultan Mahmud Baharudin

sultan mahmud baharudin
pesonawisataindonesia.com

Beliau merupakan pemimpin kesultanan di Palembang-Darussalam di dalam 2 periode. Sejak tahun 1803 hingga 1821. Sebelumnya, kesultanan dipimpin oleh ayahnya yaitu Sultan Muhammad Baharudin di tahun 1776 hingga 1803.

Nama asli Sultan Mahmud Baharudin adalah Raden Pangeran Ratu. Perlawanan terhadap Belanda dan Inggris semakin gencar pada masa pemerintahannya. Beliau memimpin sendiri pertempuran melawan Belanda dan Inggris, salah satunya pada Perang Menteng.

Saat Batavia diduduki oleh Belanda di tahun 1811, Sultan Mahmud justru berhasil membebaskan Palembang dari cengkeraman tangan jahat Belanda. Sebab, sebelumnya Palembang sangat diincar karena penemuan penambangan timah di Kota Bangka.

Di tanggal 13 Juli 1821, Sultan bersama keluarga diangkut dalam kapal Dageerad ke Batavia. Dari situ, beliau diasingkan ke Ternate hingga akhir hayat di Ternate. Beliau meninggal pada tanggal 26 September 1825.

Tan Malaka

tan malaka
pekanbaru.tribunnews.com

Tan Malaka adalah aktivis kemerdekaan Indonesia dan menjadi pemimpin Partai Komunis Indonesia, Parta Murba dan dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia. Tan Malaka dilahirkan pada 2 Juni 1897 di Nagari Pandam Gadang, Siliki, Provinsi Sumatera Barat. Penobatannya sebagai pahlawan nasional di tanggal 28 Maret 1963.

Nama lengkap Tan Malaka adalah Ibrahim dan bergelar Datuk Sultan Malaka. Nama Tan Malaka diambil dari garis bangsawan sang ibu.

Martha Christina Tiahahu

martha christina tiahahu
biografi.kamikamu.net

Perjuangan dari seorang gadis desa bernama Martha Christina Tiahahu ini memang patut untuk dikenang. Pasalnya, ia berani mengangkat senjata bahkan pada usianya yang baru menginjak 17 tahun. beliau lahir pada 4 Januari 1800 dan berasal dari Nusa Laut, Maluku.

Tuanku Imam Bonjol

tuanku imam bonjol
www.sukita.info

Beliau adalah pahlawan nasional dan ulama dari Sumatera barat. Tuanku Imam Bonjol mempunyai beberapa gelar yaitu Peto Syarif dan malin Basa. Beliau adalah tokoh yang memimpin Perang Padri (1803-1838). Lahir di tahun 1772 dan wafat pada 6 November 1864 di Minahasa. Beliau wafat pada masa pengasingannya.

Ahmad Soebardjo

ahmad soebardjo

Nama lengkap dari pahlawan nasional ini adalah Mr. Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo. Beliau lahir di Karawang, Jawa Barat tanggal 23 Maret 1896 dan wafat pada usia 82 tahun pada tahun 1978.

Ahmad Soebardjo pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Indonesia yang pertama. Gelar Meester pernah didapatkannya dari Universitas Leiden Belanda tahun 1993.

Sultan Iskandar Muda

sultan iskandar muda
tirto.id

Seperti Cut Nyak Dhien dan Cut Nyak Meutia, Sultan Iskandar Muda juga berasal dari Aceh. Beliau merupakan sultan terbesar selama masa Kesultanan Aceh di tahun 1607 sampai 1636. Pada kepemimpinannya, Aceh berhasil mencapai masa kejayaan.

Aceh berkembang dengan cepat hingga menjadi pusat perdagangan serta pembelajaran Agama Islam. Nama beliau diabadikan dalam Bandar Udara Internasional yang ada di Nangroe Aceh Darussalam.

Panglima Polim

panglima polim
indonesiatoempodoloe.blogspot.com

Satu lagi pahlawan nasional yang berasal dari Aceh yaitu Panglima Polim. Beliau memiliki nama lengkap Sri Muda Perkasa Muhammad Daud. Hingga kini, belum ada keterangan yang jelas mengenai tanggal lahirnya, tapi yang paling jelas adalah asalnya dari kaum bangsawan Aceh. Ayah beliau memiliki nama Panglima Polem VIII yang menjadi Raja Kuala. Kakeknya adalah seseorang bernama Cut Banta.

Teuku Umar

teuku umar
www.youtube.com

Beliau adalah pahlawan nasional yang asalnya dari Meulaboh. Sedangkan tahun lahirnya adalah pada 1854. Beliau wafat pada tanggal 11 Februari 1899. Beliau berjuang dengan cara berpura-pura bekerjasama dengan Belanda, lalu melawannya setelah mengumpulkan uang dan senjata yang banyak.

I Gusti Ngurah rai

i gusti ngurah rai
bali.tribunnews.com

Bukan hanya menjadi pahlawan nasional saja, I Gusti Ngurah Rai juga merupakan Kolonel TNI Anumerta I. beliau lahir di Desa Carangsari, Petang, Badung, bali pada tanggal 30 Januari 1917. Sedangkan wafatnya pada tanggal 20 November 1946 di Marga, Tabanan, Bali di usia yang masih sangat muda yaitu 29 tahun.

Bung Tomo

bung tomo
style.tribunnews.com

Tokoh yang mencetuskan semboyan “Merdeka atau Mati” dalam pertempuran yang berdarah di Surabaya ini adalah seorang Jurnalis. Beliau merupakan pahlawan yang membangkitkan semangat nasionalisme Indonesia saat melawan tentara NICA (Nederlandsch Indie Civil Administratie) Belanda pada pertempuran tanggal 10 November. Sampai saat ini, pertempuran tersebut diperingati sebagai hari pahlawan.

Sultan Ageng Tirtayasa

sultan ageng tirtayasa
tibuku.com

Pahlawan yang saat kecil diberi gelar Pangeran Surya ini lahir di Banten di tahun 1631 dan meninggal tahun 1683. Beliau merupakan putra dari Sultan Abdul Ma’ali Ahmad serta Ratu Martakusuma. Beliau memimpin Banten di periode 1640 hingga 1650.

KH. Hasyim Asy’ari

kh. hasyim asy’ari
www.nu.or.id

Beliau merupakan pemimpin pesantren tebu ireng, Jombang, Jawa Timur. Lahir di tanggal 30 April 1875. Hasyim Asy’ari adalah pendiri dari organisasi Islam terbesar di Indonesia yaitu Nahdlatul Ulama. Saat pasukan Belanda menduduki Kota Malang dan Belanda melancarkan agresi militer ke-I, maka Kyai Hasyim Asy’ari bertindak dengan mengumumkan resolusi jihad.

Sejarah mencatat bahwa KH Hasyim Asy’ari adalah tokoh modernisasi pesantren. Atas jasanya, Pemerintah RI menganugerahinya dengan gelar Pahlawan Kemerdekaan Nasional di tanggal 17 November 1964.

Wolter Monginsidi

wolter monginsidi
jabartribunnews.com

Pahlawan Nasional yang berasal dari Sulawesi Selatan ini lahir pada 14 Februari 1925 di Malalayang, Manado. Beliau merupakan pejuang kemerdekaan Indonesia yang melakukan pemberontakan dengan membentuk LAPRIS (Laskar Pemberontak Rakyat Indonesia Sulawesi).

Beliau akhirnya meninggal pada 5 September 1949 karena tertangkap Belanda dan dieksekusi mati. Kini, ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Panaikang, Makassar.

Halim Perdana Kusuma

halim perdana kusuma
tirto.id

Tokoh awal yang berjuang pada Angkatan Udara RI ini merupakan seorang perwira operasi. Beliau bertugas untuk menembus blokade udara belanda, operasi menerjunkan pasukan di luar Jawa, mengatur siasat serangan udara di daerah lawan, menyelenggarakan operasi penerbangan dalam rangka membina wilayah, membangun AURI di Sumatera, dan sebagainya.

Pahlawan yang lahir di Jawa Timur, 18 November 1922 ini akhirnya gugur saat pesawatnya kembali dari usaha dalam mencari bantuan ke luar negeri di tanggal 14 Desember 1947.

Pierre Tendean

pierre tendean

Nama lengkap dari pahlawan ini adalah Kapten CSI. Pierre Andreas tendean. Beliau berasal dari DKI Jakarta. beliau meninggal dalam usia yang masih sangat muda yaitu 26 tahun dalam Gerakan 30 September. Kini, jenazahnya terkubur di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

Bau Massepe

bau massepe
merahputih.com

Letjen. Andi Abdullah Bau Massepe lahir di Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan di tahun 1918. Beliau merupakan seorang pejuang heroik serta panglima pertama dari divisi Hassanuddin TRI. Bau Massepe merupakan pewaris tahta dari Kerajaan Bone, Gowa, Sawito, Sidenreng Rappang, Alita, dan Suppa.

Di usianya yang ke 29, beliau harus tewas dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kota Pare-Pare, Sulawesi Selatan.

Iswahyudi

iswahyudi

Marsma. R. Iswahjoedi berasal dari Jawa Timur dan lahir di Surabaya tanggal 15 Juli 1918. Beliau gugur saat perang mempertahankan kemerdekaan Indonesia di tanggal 14 Desember 1947 di Tanjung Hantu, Malaysia. Iswahyudi merupakan salah satu tokoh awal Angkatan Udara Indonesia. Kini, untuk mengenang jasanya, Anda bisa berziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Itulah 35 pahlawan nasional Indonesia yang tidak pernah takut memperjuangkan kemerdekaan negara ini. berkat beliau-lah, Anda bisa menghirup napas merdeka dari tanah ibu pertiwi ini, sudah selayaknya bagi Anda mengenang jasa-jasanya, serta ikut serta dalam membangun bangsa ini hingga menjadi bangsa yang maju dan merdeka sepenuhnya.

READ  Sunan Kalijaga: Biografi, Nama Asli, Kisah dan Sejarah Dakwah

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.